Saturday, March 12, 2016

Review Hotel Moro Seneng Yang Nggak Bikin Seneng Seneng Banget

First of all, let me congratulate my brother for graduating from fak hukum Unsoed, yeeeeay congrats bro! Ah... setelah menjalani masa studi kurang lebih 4 tahun dan dibarengi dengan kesibukan berorganisasi kesana kemari, akhirnya tibalah saatnya dimana namamu resmi bertitel SH. Well, semoga ilmu yang didapat bisa membawamu ke kehidupan yang selalu kamu inginkan, and just like what you wrote on the board at your room "jangan mau jadi manusia rata-rata".

So, berhubung kakak saya tanggal 8 kemarin diwisuda, maka kami sekeluarga pergi ke Purwokerto untuk menyaksikan langsung prosesi wisudanya. Untungnya waktu itu kebetulan kampus saya juga sedang libur, jadi nggak perlu minta temen untuk titip absen deh hehehehe. Kami berangkat sehari sebelum hari H, perjalanannya memakan waktu 4 jam menggunakan mobil dan hanya istirahat untuk solat. Sebelumnya kakak saya sudah booking hotel, karena katanya kalau nggak booking dulu pasti bakalan nggak kebagian hotel. Kakak saya pun memilih hotel di kawasan tempat wisata Baturaden, karena sepanjang jalan menuju Baturaden terdapat banyak banget hotel hotel murah berjejeran, kebanyakan sih bintang 1 atau 2 gitu,  range harganya mulai dari under 100k - 600k lebih.


Saat kami tiba di hotel, hari sudah malam dan kabut sudah turun, jadi yah nggak sempat foto foto deh. Nama hotelnya ialah Moro Seneng. Saat mobil kami berbelok ke arah hotel, saya agak heran, "Lho mana kamar kamarnya?" dan ternyata untuk menuju kamar kamarnya, kita musti jalan lagi kebawah. Jadi maksudnya, saat mobil masuk pelataran hotel, disana hanya ada lobby kecil tempat receptionist berada, selanjutnya kami masuk lagi ke mobil untuk turun kebawah menuju kamar yang kami booking.

Bagian Receptionist
Source
Berikut ialah kamar yang kami booking, namanya Standard 2 dengan kapasitas untuk 4 orang. Bisa dilihat juga daftar fasilitas kamar yang bisa didapat dari Standard 2.

Source
Kalau kalian tanya "Kok nggak ada AC ya?", well i guess disana AC memang nggak begitu diperlukan, karena tanpa AC saja dinginnya udah minta ampuuun! Brrr....
Dicantumkan pula katanya terdapat wifi di semua area, but sadly saya nggak sempat untuk mencoba wifinya, lupa tanya passwordnya apa, and i was just too tired to browse the internet.

Setelah beberapa jam berada di dalam kamar, saya menyadari banyak kekurangan dari kamar ini yang harus segera dikomplain. Pertama, masalah nggak tersedianya air minum di dalam kamar. Biasanya kan setelah beberapa menit kita masuk ke dalam kamar, akan ada pelayan yang datang bawakan minuman, nah sedangkan ini nggak ada, dan ternyata air minum tersedia di dispenser di ujung koridor yang memang disediakan untuk umum. Nggak ada yang kasih tau pulak ckckck... Kedua, pipa wastafelnya bocor, water heaternya pun nggak berfungsi, jadi dengan terpaksa malam malam kami mandi dengan air dingin, atau air es lebih tepatnya. Tapi untungnya dua hal tersebut dapat diatasi setelah kami komplain ke bagian receptionist, masalah selesai, paginya kami bisa mandi dengan air hangat. Fiuhh.. Ketiga, di dalam kamar nggak tersedia cermin untuk dandan, ada juga cermin di kamar mandi yang nyambung dengan wastafel, tapi sayang seribu sayang, karena kondisi kamar mandi yang lembab jadilah cermin tersebut dipenuhi dengan embun. Nggak bisa dipake sama sekali... Keempat, masalah selimut. Entah itu berbahan dasar kulit kerbau atau kulit landak, yang pasti selimutnya bikin tidur nggak nyaman, sempat galau juga mau tidur pake selimut atau nggak, karena kalau dipake ya nggak nyaman, sedangkan kalau nggak dipake malah kedinginan. Pfft...

Ini bukan kali pertama kami datang ke Purwokerto, sebelumnya saat kakak saya masih awal awal kuliah, kami sekeluarga pernah datang berkunjung. Waktu itu kami menginap di kawasan Baturaden juga, saya lupa nama hotelnya apa, kayak ada Mawar Mawarnya gitu. Entah Mawar Agung atau Mawar Jaya. Disitu per malamnya lebih murah, sekitar 80 atau 90ribuan. Kamarnya pun nggak jauh beda dengan yang kami book di Moro Seneng, bedanya hanya terletak di ukuran kamar yang hanya berkapasitas untuk 2 orang, terdapat 2 single bed, meja rias, tapi no shower dan ada tv atau nggaknya saya lupa, dan menurut saya semua itu cukup. Iya sihh harga lebih murah tapi kapasitasnya lebih sedikit. Tapi ya kalau dipikir-pikir lagi, kalaupun kita mau booking 2 kamar, harganya pun nggak bakalan sampai 230ribu.

Kelebihan dari Moro Seneng sendiri terletak dari fasilitas hotelnya yang lebih lengkap, mulai dari adanya kebun binatang kecil, kolam renang, hingga diskotik dan tempat karaoke. Selain itu suasananya juga enak, banyak pepohonan besar yang rindang, jadi makin berasa sejuk deh. Sayangnya pagi pagi banget kami harus check out, karena acara wisuda dimulai jam setengah 7. Jadi sekali lagi, saya nggak sempat foto foto.

12 comments:

  1. yaaah...cerminnya ga bisa dipake, harusnya kaca spion di mobil dicopot aja biar bisa bercermin,hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itulah dia, aku usul ke papa malah dijitak -,-"

      Delete
  2. yaaah...cerminnya ga bisa dipake, harusnya kaca spion di mobil dicopot aja biar bisa bercermin,hihihi

    ReplyDelete
  3. murah bangte nggit itu yang 80rebuan :O

    ReplyDelete
  4. Aslinya di hotel ada kebun binatang kecil? XD
    Eh itu 4 jam berangkat dari mana kak? Dari Bandung? Emang Purwokerto deket ya? *nggak pernah ke Purwokerto*

    ReplyDelete
  5. Bener.. Gw belum pernah tidur dihotel.. Paling mentok2 di villa kamar bogor.. Eeh..

    ReplyDelete
  6. Bener.. Gw belum pernah tidur dihotel.. Paling mentok2 di villa kamar bogor.. Eeh..

    ReplyDelete
  7. dari namanya udah ketahuan pasti sedep banget tinggal disono. satu hari bisa nambah jadi seminggu

    ReplyDelete
  8. banyak banget mba kekurangan hotel'a
    tapi pasilitasnya lumyan komplit sih

    ReplyDelete
  9. terlalu sibuk jadi lupa poto-poto ya mbak hehe

    ReplyDelete
  10. Bandung-Purwokerto 4 jam? Serius Nggit? setahuku lebih lama.
    Ngomong-ngomong tentang hotel ini yah, jadi inget pas John ngelamar aku, Dia sama keluarganya aku booking-in hotel di Moro Seneng. Dan kasian, mereka merana karena fasilitasnya kacau. Besoknya langsung aku ganti hotel yang deket kota aja malah lebih murah, errr. Dan itu hotel tuh ternyata tempat gak bener, arrg, parah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cirebon purwokerto 4 jam, bandung purwokerto naik kereta 6 jam kak. Hahahaha iya ya daerah batu raden emg byk hotel2 yg syurrrrrr, br tau ternyata moro seneng jugak trmsk, pdhl suasananya bgs utk family gitu. Iya nih jauh bgt lokasinya, atas banget

      Delete