Sunday, February 28, 2016

Review Film Pride and Prejudice and Zombies

From This
(source)

To This
(source)
Bagi penggemar film film romantis, apalagi dengan setting medieval, pasti sudah tidak asing lagi dengan film Pride and Prejudice yang diangkat dari novel terkenal karya Jane Austen. Mulai dari pertunjukan musikal, serial tv, hingga film layar lebar sudah berkali-kali dibuatkan mengadaptasi novel yang dirilis pada tahun 1813 silam ini. Saya pribadi belum pernah menonton kesemua adaptasinya, tapi saya sudah pernah menonton Pride and Prejudice yang dibintangi oleh Keira Knightley dengan Matthew McFadyen keluaran tahun 2005, dan tentu saja sebagai seseorang hopeless romantic, saya langsung jatuh cinta sedalam-dalamnya pada keseluruhan ceritanya.

Wednesday, February 24, 2016

Teruntuk Kamu, Don't Stop Believing.

Source

Teruntuk kamu yang baru saja keluar dari suatu hubungan. Entah itu hubungan jangka panjang atau jangka pendek. Entah itu kesepakatan bersama atau kesepakatan sepihak. Entah itu kamu yang ditinggalkan atau dia yang kamu tinggalkan. Percayalah bahwa ini semua hanya sementara, termasuk perasaan sakit yang kamu rasakan sekarang. Percayalah bahwa kamu bisa melalui semua ini dengan baik, dan luka yang kamu dapati, merupakan pelajaran yang akan membentukmu menjadi seseorang yang lebih bijak nantinya. Tapi tentu saja semua itu tergantung bagaimana kamu menyikapinya, tinggal pilih, mau berlarut-larut meratapi dia yang sudah pergi, atau bangkit dari keterpurukanmu dan temukan silver lining dari peristiwa ini.

Monday, February 22, 2016

Dead Fish Prank

source

Dulu, bapak saya iseng mengoleksi ikan ikan kecil, apalagi waktu jaman jamannya ikan lohan sedang booming, nggak mau ketinggalan, bapak saya pun ikut-ikutan beli ikan lohan di pasar. Suatu hari ada beberapa ikan kecil mati dan saya menyaksikan langsung bagaimana bapak saya mengambil ikan tersebut untuk kemudian dibuang, bukannya langsung dibuang, bapak saya malah iseng mendorong-dorong saringan ikan tersebut ke muka saya, sontak saya lari ketakutan karena jijik dan baunya amis iwwwhhh. Selain itu, ada juga kejadian saya hampir menginjak ikan lohan yang tergeletak menggelepar di lantai karena entah bagaimana si ikan lompat dari dalam ember, waktu itu kebetulan akuarium sedang rusak, jadi untuk sementara ikan ikan tersebut harus tinggal di dalam ember. Boro-boro kasian, saya malah jijik lihat badannya yang gemuk gemuk berlendir.

Friday, February 19, 2016

Dear Little Friends

Ilustrasi source 

Pada tahun 2001, keluarga saya pindah meninggalkan rumah dinas yang sudah kami tempati semenjak ibu dan bapak saya menikah. Alasannya karena ibu saya kepingin punya rumah sendiri sekaligus ingin lebih dekat dengan rumah nenek saya yang berada di kota, sedangkan rumah dinas ini letaknya cukup jauh dari keramaian kota. Keluarga saya pun pindah ke sebuah komplek perumahan yang terletak di pinggiran kota Cirebon. Walaupun masih kawasan kabupaten, namun tempat tinggal yang sekarang lokasinya lebih strategis, lebih dekat ke kota, jadi mau kemana-mana juga gampang. Dan disanalah kehidupan baru dimulai, saya bersama kakak saya pindah sekolah ke sekolah negri di tengah kota, ibu saya pindah kerja ke puskesmas yang lokasinya dekat sekali dengan rumah. Dan bapak saya membuka usaha antar jemput anak sekolah setelah meninggalkan pekerjaan yang sebelumnya di Apotek, kira kira itu terjadi dua tahun kemudian setelah kami pindah.

Tuesday, February 16, 2016

New Look, New Me



Hallo!
Pada perhatiin nggak sih ada sesuatu yang beda dari blog Inggit Inggit Semut? Hehehe that's right, she just got a make over last night. Kenapa? Hmm sebenarnya keinginan untuk merombak blog ini sudah ada dari awal Januari kemarin, tapi saya masih butuh waktu untuk meyakinkan diri kalau saya benar benar mau mulai ngeblog seperti dulu lagi, as often as i could. Akhirnya keinginan tersebut pun berhasil terwujud setelah saya menerbitkan 4 tulisan di awal Febuari ini, saya merasa saya telah mendapatkan kembali kepercayaan diri dalam menulis, dan saya juga menemukan kebahagiaan tersendiri dalam menyusun kalimat per kalimat menjadi sebuah paragraf yang enak untuk dibaca. Selain itu saya nggak mau lagi moment moment penting dalam hidup terlewati begitu saja tanpa diabadikan terlebih dulu dalam bentuk tulisan yang suatu saat akan saya baca lagi hanya untuk sekedar mengenang.

Thursday, February 11, 2016

Tips Menyelesaikan Tugas Disaat Kamu Sedang Mager

source


A :"Ampun deh laporan praktikum numpuk, ditambah besok ada kuis Imunologi pula ughh"
B :"Relax, kamu bisa mulai kerjain satu per satu, masih ada waktu kok"
A: *sigh* "Mikirinnya aja udah bikin stress tau, bingung mau mulai darimana"
B :"Tugas itu bukan dipikirin, tapi dikerjain! Coba aja mulai dari yang menurut kamu paling gampang"
A: "Iya sih, tapi ujan ujan gini bobo siang enak kayaknya. Bobo dulu bentar ah..."

Tuesday, February 9, 2016

Sehat dan Cantik ala VCO

Mungkin beberapa dari kalian sudah sering dengar bahwa virgin coconut oil (VCO) alias minyak kelapa murni memiliki banyak sekali kebaikan untuk tubuh kita, tidak heran kini VCO menjadi favorit banyak orang di dunia. Tapi apakah kalian sudah pernah mencobanya dan merasakan sendiri khasiatnya? Well, saya sendiri baru tau mengenai VCO beberapa bulan yang lalu saat pacar saya memiliki permasalahan dengan batu ginjal, dan saat itu orang orang banyak merekomendasikan untuk mengkonsumsi VCO secara rutin. Setelah melakukan research sana sini dengan bantuan mbah gugel, akhirnya pacar saya yakin untuk memulai pengobatan dengan VCO dan mulai memesan berbotol-botol VCO dari salah satu kenalannya. Tapi sayangnya pacar saya tidak nyaman dengan sensasi menelan VCO ini yang katanya seperti menelan minyak goreng, maka tidak lama pengobatan pun dihentikan. Untungnya setelah itu ia tidak merasakan kesakitan lagi akibat batu ginjalnya tersebut, diperiksa ke dokter pun tidak mau, jadi masalah ia anggap selesai dan berbotol-botol VCO tergeletak begitu saja.

Friday, February 5, 2016

Life In Bandung

Setelah melalui perdebatan panjang dengan hati kecil mengenai haruskah saya melanjutkan S1 atau tidak, akhirnya saya memantapkan diri untuk terus melangkah ke jenjang berikutnya hingga goal, hingga saya mendapatkan gelar sarjana Farmasi dan lulus profesi Apoteker. Btw this time is not about my mom who always try to control me, it is pure my decision. Iya sih, awalnya memang ibu saya yang mengompor-ngompori bahwa lulusan D3 farmasi mentok-mentoknya hanya jadi 'pelayan' (padahal sebenarnya lulusan D3 farmasi can do so much more than that loh, guys), tapi setelah dipikir-pikir lagi, saya tidak mau bekerja sebatas jadi pegawai biasa di rumah sakit, puskesmas, atau klinik, i want something big, peran yang lebih besar, yang nantinya peran saya ini bakalan dihormati orang orang, bakalan dianggap keren, dan pastinya bakalan menghasilkan lebih banyak uang. So, i convinced myself that i can really really do it, "demi masa depan yang lebih baik" i said it to myself over and over again.

Wednesday, February 3, 2016

The Day When I Lost My Laptop

The most painful memory about 2015 is that i lost my dearest laptop.
Saya ingat hari itu adalah hari jum'at dimana biasanya setelah duhur saya sudah bisa pulang ke kosan, tapi hari itu saya baru sampai di kosan sekitar jam setengah 3, dan ketika saya mau membuka pintu kamar, saya menemukan kamar saya dalam keadaan lampunya menyala. Saya pikir "oh mungkin saya lupa mematikan lampu sebelum saya berangkat kuliah", kemudian saya membuka kuncinya dan masuk. (Ya, kamar saya masih dalam keadaan terkunci saat saya masuk). Untuk beberapa saat saya leyeh-leyeh diatas kasur, sempat juga makan jajanan yang saya beli di kampus, dan ketika saya memutuskan untuk bersantai sambil streaming serial tv favorit di laptop, i couldn't find my laptop anywhere.