Sunday, May 1, 2011

SMK Farmasi

Dari judulnya saja, saya yakin kalian sudah dapat menebak apa yang akan saya tulis di postingan saya kali ini, benar begitu?
Ya, saya ingin memperkenalkan kalian pada sekolah dimana saya sedang menuntut ilmu saat ini.
Saya siswi kelas XI.B di salah satu SMK Farmasi terfavorit di Cirebon.
Kenapa saya bilang sekolah saya terfavorit? Karena banyak siswa/i yang rela datang dari luar kota untuk menuntut ilmu disana.
Tidak heran di sekitar sekolah saya banyak tempat kos kosan.

Bagaimana dengan pelajarannya? Hebat sekali!! Terkadang yang namanya ulangan saja seperti minum obat, sehari 3x!!!
Tapi karena saya sudah terbiasa akan hal itu, maka ulangan 3x bukanlah masalah besar.


Saya menulis postingan ini sebenarnya khusus untuk salah satu blogger yang hendak masuk ke SMK Farmasi. Ia meminta saya untuk bercerita seputar pelajaran kefarmasian.
Well, let's check this out!

1. Sinonim.
Ini sama seperti dalam istilah b.indonesia yg artinya persamaan, tetapi ini dalam hal bahan bahan bahan obat. Misalkan:
Nama resmi: Pyridoxini HCL.
Nama lain: Vit. B6.
Kegunaan: Komponen Vit. B kompleks.

2. Farmakognosi.
Ini pelajaran tentang tanaman tanaman atau minyak minyak yg mengandung bahan obat.
Misalkan:
Nama Resmi: Oleum Cacao.
Nama Tanaman Asal: Theobroma cacao.
Nama Lain: Lemak Coklat.
Keluarga: Sterculiaceae.
Isi: Gliserida dr asam stearat, palmitat, oleat, laurat.
Kegunaan: kosmetik, basis supositoria.

3. Spesialit.
Ini pelajaran paling susah! Susah untuk dihafalkan.
Misalkan:
Merk Dagang: Panadol.
Pabrik: Sterlins.
Isi: asetaminofen.

4. Farmakologi.
Ini juga tentang obat obatan, penyakit, beserta mekanisme obat itu bekerja.

5. Ilmu Resep.
Mempelajari tentang berbagai macam sediaan obat, meracik obat, dan berbagai hitungan (misalkan: menghitung dosis obat).

6. Ilmu Kesehatan Masyarakat.
Ya seperti namanya, mata pelajaran ini mempelajari tentang kesehatan masyarakat. Seperti gizi, kesehatan ibu anak dan KB, usaha kesehatan sekolah, gigi, mata dan jiwa, dll.

7. Undang Undang Kesehatan.
Mempelajari banyak tentang undang undang kesehatan yg berlaku di indonesia. Seperti bagaimana penyerahan dan penyimpanan obat narkotika, obat - obat tradisional apa saja yang tidak perlu daftar ke BPOM, dll.

8. Kewirausahaan dan Management Farmasi.
Disini kami belajar bagaimana menjadi seorang wiswastawan yg sukses, kami jg diajarkan Akutansi.

9. Mikroskop, dan Alat Kesehatan.
Kami belajar meneliti suatu zat menggunakan Mikroskop. Dan kami juga diajarkan berbagai macam alat alat kesehatan.

10. Praktek Resep, Praktek Kimia, dan Simulasi Apotek.
Di Praktek Resep, kami meracik obat dari 2 sampai 4 resep yang diberikan oleh guru. Pada awal semester kelas 1, siswa diberi 2 resep yang hanya terdiri dari puyer, kemudian semester kedua diberi 3 resep yang terdiri dari puyer, salep, dan bedak.
Lalu untuk kelas 2 sampai kelas 3 diberi 4 resep yang terdiri dari puyer (terkadang kapsul), salep (terkadang cream atau balsem), bedak, dan larutan. Kami diberi 4 jam pelajaran untuk membuat obat obat tersebut. Dan kami tidak diperbolehkan duduk ketika kami sedang membuat obat.
Sedangkan Praktek Kimia, saya yakin ini tidak jauh berbeda dengan yg dilakukan anak anak SMA jurusan IPA.
Dan Simulasi Apotek, kami belajar apa yang harus kami lakukan ketika kami bekerja di Apotek. Ruangannya pun ditata sedemikian rupa menyerupai Apotek yang sebenar benarnya. Saya sangat menyukai praktek ini, karena ini tidak seribet praktek praktek lainnya.

Tiga praktek diatas kami lakukan rutin. Praktek Resep, seminggu sekali. Sedangkan Praktek Kima dan Simulasi Apotek, dilakukan 2 minggu sekali.

Dan jangan berfikir jika kami tidak mempelajari pelajaran umum lainnya, karena selain mempelajari ilmu kefarmasian, kami juga masih mempelajari tentang matematika, b.indo, inggris, arab, fisika, pkn, dll.

Jadi, untuk blogger yang saya lupa namanya siapa, jangan hanya siapkan uang untuk masuk SMK Farmasi, tetapi otak dan iman yang kuat juga harus kamu siapkan. Karena tanpa iman dan otak, kamu akan merasa terseret seret di tengah jalan, lalu putus asa.

Disini kami benar benar dibentuk untuk menjadi asisten apoteker yang dapat bekerja dengan baik, tidak asal saja. Jadi tidak heran jika hampir setiap hari kami pulang sore.

Walaupun sekolah farmasi itu FULL MIKIR, tetapi ada beberapa hal yang membuat siswa/i nya betah sekolah disana.
Diantaranya, guru guru disana tidak ada yang galak, hanya disiplin. Mereka juga berjiwa muda, berwawasan luas.

Sebenarnya cita cita saya bukan dibidang kefarmasian, saya lebih menyukai bahasa inggris (tau kan saya bertekad menikahi bule muslim?). Tapi saya sama sekali tidak menyesal bersekolah disana yang pelajarannya beringas, tiap hari pulang sore (minimal jam 3), ulangan merajalela.
Karena apa? Karena ada mereka yg membuat masa masa SMA menjadi "A Walk To Remember".