Wednesday, January 29, 2014

Bitter Sweet Of 2013 (2)

Tahun 2013, tepatnya pada bulan Juni akhirnya saya berkesempatan untuk menonton acara stand up comedy dari Ryan Adriandhy dalam tournya yang berjudul Take A Closer Look. Ini adalah kali pertama saya menonton acara stand up comedy secara langsung, and i was like so excited that night. Saya sangat menyukai Ryan semenjak saya melihatnya dalam serial Malam Minggu Miko, jadi ketika saya mendengar bahwa dia akan datang ke kota saya i was like "OH I HAVE TO COME! I DEFINITELY HAVE TO WATCH HIS PERFORMANCE!" so yeah i did. Rasanya menyenangkan sekali akhirnya bisa bertemu dengan Ryan, he's so handsome, like really really handsome, saya sangat menyukai gaya dia berbicara, suara dari gelak tawanya, cara dia menjabat tangan saya, dan bagaimana dia menatap mata saya sambil berkata "makasih banyak ya udah nyempetin waktunya buat datang", ah melayang rasanya...


sayang sekali gambarnya buram :(

Setelah bergabung dalam organisasi senat selama 1 tahun, akhirnya saya diberikan kepercayaan untuk menjadi ketua penyelenggara event Musyawarah Mahasiswa, dan saya ingat sekali waktu itu saya sempat melakukan suatu kesalahan sampai sampai seseorang berkata pada saya "makannya jadi orang itu jangan sok bisa!". Coba bayangkan, ini pertama kalinya saya menjadi ketua pelaksana, saya bekerja mengurusi ini itu dengan tulus ikhlas tanpa minta bayaran demi terselenggaranya acara ini, demi terselenggaranya program kerja DIA, but all he did is just blame everything on me. Well i already tried my best, and i'm sorry that my best is not good enough.



Di penghujung tahun 2013, tidak tau maksud Tuhan apa tiba tiba saya dipertemukan dengan seseorang yang hampir mirip dengan sosok lelaki yang ada di imajinasi saya. Dengan segala ketampanannya dan segala tutur manisnya, dia berhasil membuat saya benar benar lupa dengan perasaan yang masih saya miliki untuk mantan pacar saya. We used to talk about a lot of things, dan dia adalah pendengar yang baik, juga seorang penasehat yang baik. He always knew the right thing to say, he's so good at cheering me up. Hanya butuh beberapa hari untuk saya merasa nyaman sekali berada di dekatnya, i opened up myself for him, i told him everything about me, about my life, dari bagian yang penting sampai bagian yang paling tidak penting.
Dia itu bagaikan bidadari turun dari langit, dia luar biasa tampan dengan darah arab - belanda mengalir dalam dirinya, dia baik sekali juga selalu perhatian dengan saya, he told me that i have an amazing smile, dan dia berjanji tidak akan menyakiti saya.
Tapi sayangnya semua itu tidak bertahan lama, dan saya mulai percaya bahwa pohon yang cepat tumbuh ya akan cepat tumbang juga. So at the end he's just a total asshole who broke all his promises and let me fall from the cloud nine.
I was so wrong. Setelah berkali kali saya disakiti oleh seseorang, saya pikir dengan hadirnya dia maka itulah saatnya bagi saya untuk berbahagia kembali, thought finally i found my real happiness. But yeah i was so wrong. God, how can i be so stupid? So yeah here i am having my heart broken in the beginning of the new year. Totally suck, isn't it?

4 comments:

  1. So sorry to hear abt this. Prinsip gw jamannya dulu pacaran, never really gave all my hope and life ama pacar, and dulu gw py pacar tp tetep gaul sama banyak temen cowo dan cewe. Kalau pacara gw cemburu and melarang gw jalan ama temen2, berarti neh pacar posesiv, kalau udah merit bakalan syusah deh. Jamannya gw pacaran ama neh cowo yg skrg jadi misoa, tiap liburan mau pendek mau panjang, gw and bbrp temen, cowo dan cewe, biasanya ber 6 atau ber 8, travel keliling Amrik. Yah kemana aja gitu. And dia gga cemburu.

    ReplyDelete
  2. Sabar, Git.. kelak lu bakal nemu jodoh lu.... percaya deh.... ^^

    ReplyDelete
  3. yang penting apa tetep belajar git. Belajar dari apa yang sudah kita lalui, dan nggak mengulangi kesalahan lagi. Oiya, ikut seneng bisa ketemu Ryan. Hepi banget nih fotonya :D

    ReplyDelete
  4. berkualitas dan bermanfaat banget gan :)

    ReplyDelete