Monday, November 18, 2013

Kampus baru, Teman Teman Baru



Hallo hallo para pembaca dari Sabang sampai Merauke! Lamaaa banget yah saya gak menerbitkan tulisan baru heheheh. Kira kira alasan apa yah yang akan saya gunakan kali ini untuk menjelaskan kenapa saya jadi jarang aktif ngeblog? Well... i lost my passion in writing :( sebenarnya buanyak sekali yang ingin saya ceritakan tapi sayangnya saya bingung mau mulai cerita dari mana, apakah cerita cerita saya itu cukup bagus untuk dijadikan bahan ngeblog, apakah orang orang akan berpikir bahwa tulisan saya ini membosankan atau apalah, so yeeah saya jadi kurang percaya diri... Pernah nggak sih kalian ngerasa kayak gitu juga? Tapi hari ini saya akan berusaha menulis lagi kok, ah semoga semangat menulis yang tiba tiba timbul pada diri saya ini bakalan berlangsung seterusnya, nggak hanya malam ini aja. Aaamin ya hehehehehe :D

Dulu saya pernah cerita disini kalau saya bersekolah di SMK Farmasi yang bangunannya itu satu gedung dengan Akademi Farmasi, saya juga pernah menuliskan kalau saya nggak mau kuliah di kampus itu dengan alasan BOSAN. Rasanya jenuh banget menuntut ilmu di tempat yang itu itu aja, saya mau perubahan! Saya maunya pergi keluar kota, merantau, tinggal di kos kosan, bertemu dengan orang orang dari berbagai provinsi di Indonesia. It'd be so awesome i guess. Namun sayangnya orang tua saya mengusulkan lebih baik kuliah disitu saja, lokasinya dekat dari rumah, kualitasnya lumayan banget, dan yang pasti nggak perlu tinggal di kos kosan sehingga mereka masih bisa mengontrol kehidupan saya. And i was like...


Saya benar benar ngotot nggak mau kuliah disana, saya nggak mau satu kampus dengan mantan pacar saya, plus i don't wanna stay for another 3 years in the same place. Ughh! Tapi ujung ujungnya saya tetap kuliah disana (baca DISINI tentang bagaimana akhirnya saya menyerah dengan pilihan orang tua) dan sekarang saya sudah memasuki semester 3. Lalu bagaimana rasanya bertahan di kampus ini selama 1 tahun lebih? Well, saya sangat menyukai kampus ini, saya memiliki teman teman yang sangat menyenangkan, nggak kalah menyenangkan dengan teman teman saya dulu selagi masih di SMK, teman teman saya ini selalu ada di sisi saya, mereka dengan sabarnya mengajari saya fisika dan kimia, mereka menghibur saya ketika saya galau, dan yang paling penting adalah mereka menerima saya apa adanya, mereka masih mau berteman dengan saya walaupun sometimes i can be such a pain in the ass! Saya senang pada kenyataan bahwa saya selalu dikelilingi teman teman yang baik. Hal lain yang saya suka dari kuliah di AKFAR ialah it's not so hard to fit in. Banyak teman satu SMK dengan saya yang juga melanjutkan kuliah di AKFAR, jadi rasanya seperti 'pindah kelas' doang karena hampir sebagian besar mahasiswa AKFAR adalah lulusan dari SMK 'gedung sebelah'. Tapi ada banyak juga kok orang orang dari luar yang kuliah di kampus ini. Dan saya senang bertemu dengan teman teman baru.

Let me introduce you to my friends...



Yang pertama ini namanya Dewi Anggraeni, dia ini baik, lemah lembut, keibuan, badannya kecil, and she's kinda cute. Dia ini salah satu teman SMK saya yang juga melanjutkan kuliahnya di AKFAR. Dulu semasa SMK, kita selaluuuu aja ditempatkan di kelas yang sama, tapi jaman dulu kita nggak deket deket banget, palingan cuma sering ngobrol bareng di kelas, mampir ke kosan dia cuma untuk nitip HP doang karena jaman dulu berangkat sekolah gak boleh bawa HP. Kalau dibandingkan sekarang, hubungan kita tuh jauh lebih dekat, setiap harinya di kampus kita selalu duduk berdekatan, ke kantin bareng, belajar menjelas UTS/UAS bareng, hang out bareng, dll. I'm glad that we get closer now, kadang ada saja tingkah dia yang lucu yang membuat saya dan teman teman lainnya menertawakannya. Oh iya, dia ini tulisan tangannya baguuuus banget,semua catatan mata kuliah dia tulis dengan amat sangat rapih. Kalau saya sedang malas mencatat, saya akan meminjam catatan miliknya saja, tulisannya rapih, juga isinya lengkap hehehehe jadi enak deh.


Nah yang kedua ini namanya Novy, dia temen Dewi jaman SMP dulu dan baru bertemu lagi ketika Novy masuk ke AKFAR. Jadi karena Novy ini dekat sama Dewi, saya juga jadi dekat sama dia. Pertama kenal sih anaknya pendiam, malu malu, nggak banyak ngomong, tapi lama kelamaan ini anak mulai keliatan narsisnya, bawelnya, gilanya, dll. Oh ya, suara dia ini cempreng abis loh. Kadang kalau dia sedang menertawakan sesuatu, suaranya itu bakalan memekakkan kuping saya. But overall, she's nice.


Kalau yang ini namanya Fera Khaerul, sama seperti Dewi, dia juga teman saya dari jaman SMK, we're like best friend. Kalau ada apa apa, saya akan cerita sama Fera, bahkan hal yang paling nggak penting sekalipun. Saya ini tipikal orang yang sangat jutek, cuek, kalau ngomong asal ceplas ceplos, sering marah marah juga bentak bentak. Dan fera ini adalah orang yang paling sering apes terkena bentakan dari saya, apalagi kalau mood saya sedang buruk. Tapi anehnya dia itu nggak pernah marah balik ketika saya membentaknya, atau menjauhi saya, memusuhi saya, ENGGAK PERNAH! Saya tau dia itu orang yang baik, orang yang bisa dipercaya, teman kayak Fera ini adalah one in a million. Tapi sayangnya saya masih saja sering jahat sama dia, bentak bentakin dia kalau kita sedang mendebatkan sesuatu. Kita berdua masuk organisasi Senat Kampus, dan bisa dibilang kalau kita berdua adalah anak tingkat 1 yang paling aktif di senat, terbukti bahwa setiap ada event seringnya kita berdua menjadi seksi acara. Salah satu sifat buruk saya adalah saya nggak bisa menerima pendapat orang lain, saya selalu merasa kalau pendapat saya adalah yang paling benar, (tapi pastinya saya nggak bisa membantah pendapat kakak kakak tingkat saya) jadi setiap anak anak seksi acara sedang mendiskusikan sesuatu dan tiba tiba Fera menyampaikan pendapatnya yang menurut saya adalah pendapat konyol, kemudian saya akan menjadi orang pertama yang menentang pendapatnya habis habisan, dengan nyolot saya akan berkata "dih ya gak mungkin bangetlah blablabla" atau "yaelah mikir dong fer masa sih blablabla", terkadang dia akan diam, atau kalau dia pikir pendapatnya cukup masuk akal ya maka dia akan melawan mempertahankan pendapatnya, terkadang kakak kakak tingkat akan lebih menyetujui pendapat saya, tapi terkadang mereka juga akan membela Fera, ya begitulah. And guess what? Sekarang dia yang menjabat sebagai ketua senat. Beberapa orang meminta Fera atau saya untuk menjadi ketua senat, tapi saya nggak mau karena saya bukan tipikal orang yang dijadikan panutan. Di mata saya seorang ketua senat itu harus anak yang baik baik, ramah, pintar, mentaati segala peraturan kampus, dan sadly sifat sifat itu tidak ada dalam diri saya. Jadi kita berdua berdiskusi apa lebih baik misalkan Fera saja yang jadi ketua senat dan saya sebagai wakilnya. Tapi kemudian pikiran saya berubah, kalau saya jadi wakilnya, mungkin kita berdua bakalan makin sering ribut karena perbedaan pendapat atau apapunlah, dan saya nggak mau itu terjadi. So yeah, kini dia bosnya dan saya bawahannya. I will support her in everything that she do.


Dan yang keempat ini adalah Asep Saputra. Dia ini kakak kelas saya semasa SMK dulu, dia kuliahnya telat setahun karena setelah lulus SMK, dia memilih untuk bekerja daripada kuliah. Jadi ceritanya sekarang kita satu angkatan dan satu kelas pulak. Semasa SMK dulu, saya nggak pernah ngobrol dengan dia, hanya tau saja kalau dia itu kakak kelas saya. Kita dekat karena kita ditakdirkan menjadi teman sekelas, walaupun sekarang kita sudah satu angkatan tapi tetap saja saya dan teman teman yang lain memanggil dia dengan sebutan A atau Aa yang artinya Kakak dalam bahasa sunda. Awalnya dia jutek banget, sok cool gitu mentang mentang dia merasa lebih tua. Tapi seiring berjalannya waktu, he's getting weird and he's just as crazy as i am. Honestly, i like dirty jokes, menurut saya bercandaan yang mesum itu sangat lucu, dan A Asep ini adalah orang yang tingkat mesumnya setara dengan saya. Ada saja perbincangan kita yang awalnya hanya perbincangan biasa malah menjadi candaan mesum dan kita bakalan ketawa ketawa kayak orang gila. Misalnya saja begini..

(Di suatu siang mata kuliah Al-Islam)
Dosen: "Adapun sifat Jalaliyah Allah yang memiliki karakter perkasa, besar, gagah dan tinggi"
Saya: *ngelirik A asep sambil cengar cengir mesum*
A asep: "Gue tau maksud lo apa hahahaha dasar mesum parah ni anak hahahaha apaan lo malah langsung lirik lirik gue"

(Another story, masih di dalam kelas mata kuliah Al-Islam, We were sitting next each other at the back row.)
Dosen: "Yang termasuk rukun jual beli adalah adanya penjual, adanya pembeli, dan adanya barang yang di jual. Jadi kalau mau berjualan itu harus menunjukan barangnya terlebih dahulu."
A asep: *says quietly* "Jadi kalau gue mau jualan trus gue kudu nunjukin 'barang' gue dulu gitu?"
And then i burst out laughing at his joke hahahahaha

Dosen: "Menurut syariah, jual beli adalah tukar menukar barang dengan barang, uang dengan barang, dan uang dengan uang"
Saya: "Wah barang dengan uang?? berarti Prostitusi dong ya A?"
And then it's his turn burst out laughing at my joke.

Naaaaah itu dia tadi beberapa orang yang bisa saya perkenalkan pada kalian untuk saat ini, kapan kapan saya ceritakan tentang teman teman yang lain yah :)
Lalu bagaimana dengan para dosen di AKFAR? Well, ada beberapa dosen yang benar benar saya kagumi karena kejeniusan mereka, misalnya Ibu Iin dan Ibu Indah yang disukai oleh semua mahasiswa karena keramahan mereka dan kemampuannya dalam mengajar. They're just amazing, mereka mengajar seperti berdongeng, selalu ada saja hal hal menarik yang mereka ceritakan.
But overall, semua dosen disini sama saja dengan dosen dosen lain di penjuru dunia, mereka sering menunjuk salah satu murid untuk menjawab pertanyan pertanyaan mereka yang kita sendiri pun gak tau jawabannya apa. Ugh! Next time ketika mereka menunjuk saya untuk menjawab sebuah pertanyaan yang saya nggak tau jawabannya apa, i'll be like this...




Sampai bertemu di postingan selanjutnya, terimakasih sudah mampir :)

Gif source: Tumblr.com

4 comments:

  1. Kata2 yang ini: "we're like best friend", kesannya kok lu nggak yakin dia sahabat lu yah? :P

    Maaf

    ReplyDelete
  2. Semoga teman barunya menyenangkan ya mbak ^^

    ReplyDelete
  3. tulisanmu membosankan? u must be kidding me! this one is hilarious. aku ngakak berat especially di bagian "Kill meee..."

    oh jadi AKFAR ya? Bukan AFI yang menuju puncak itu kan? hahaha. kamu belum tau ya kalau tingkat humor kemesuman-ku bisa diatas rata-rata kalau lagi mood :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. ah komenmu ini bikin saya cengar cengir ajah :p
      jiaaaaahahah AFI, dipikir saya mau jadi penerus Vidi Aldiano?? lol
      really mas? really? we should hang out together then hahahahaha

      Delete